OPINI

Meneguhkan Asta Cita Melalui Konsolidasi Nasional Dikdasmen

Kam, 12 Feb 2026

PERUBAHAN sosial dan teknologi yang melaju cepat telah mengubah wajah pendidikan. Sekolah tidak lagi berdiri sebagai ruang tertutup yang terpisah dari kehidupan sekitarnya, melainkan menjadi bagian dari ekosistem sosial dan digital yang terbuka, dinamis, dan penuh harapan. Cara belajar pun beralih rupa, pola komunikasi berubah, dan relasi antara guru, murid, serta orangtua ikut bergerak mengikuti irama zaman.

Pendidikan dengan demikian tidak lagi cukup dikelola sebagai urusan rutin administrasi negara. Ia menjelma menjadi arena strategis yang menentukan arah masa depan. Negara-negara di dunia membaca perubahan ini sebagai sinyal penting: kualitas pendidikan hari ini akan menentukan posisi mereka di tengah kompetisi global esok hari. Pendidikan, dengan demikian, bergerak dari sekadar layanan publik menuju instrumen utama pembangunan sumber daya manusia.

Di titik inilah Indonesia tidak memiliki ruang untuk menunggu. Ketika perubahan bergerak lebih cepat daripada adaptasi sistem pendidikan, risiko ketertinggalan menjadi nyata. Sekolah, guru, kebijakan, dan masyarakat dituntut bergerak serempak, bukan sendiri-sendiri. Pendidikan tidak bisa lagi diserahkan kepada satu aktor, melainkan membutuh....

Belum selesai membaca berita ini ? Selesaikan dengan berlangganan disini Berlangganan

Advertisement

Advertisement