PEMERINTAH diminta mengaudit secara menyeluruh daerah terkait dengan kecakapan literasi. Apalagi, ditemukan masih ada siswa tingkat SMA yang tidak bisa membaca dan menulis.
"Diperlukan audit literasi menyeluruh di daerah yang masih ada siswa belum bisa membaca, agar hak dasar anak untuk bisa membaca dan menulis tidak dikorbankan demi mengejar angka statistik," kata Koordinator Nasional Jaringan Peneliti dan Pendidik Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji di Jakarta, kemarin.
Menurut dia, temuan itu menunjukkan bahwa kenaikan kelas dan kelulusan sekolah kerap menjadi formalitas administratif belaka demi mengejar target kelulusan 100%. Akibatnya, terjadi pembiaran terhadap siswa....

