PERKEMBANGAN gim daring di era digital menghadirkan peluang sekaligus ancaman bagi anak-anak. Di Indonesia, isu keamanan data pribadi, paparan konten berbahaya, hingga kekerasan terhadap anak di ruang digital menjadi perhatian serius. Lemahnya pengawasan, sistem klasifikasi usia, serta literasi digital membuat anak masih berada dalam posisi rentan, meski pemerintah telah menerbitkan sejumlah regulasi.
Sejumlah gim yang tampak ramah anak diketahui menyimpan konten buatan pengguna, fitur interaksi bebas, hingga sistem pembelian dalam gim yang agresif. Kondisi ini membuka celah terjadinya kekerasan simbolis, pelecehan seksual daring, manipulasi psikologis, serta tekanan ekonomi terhadap anak y....

