BERAWAL dari rasa keprihatinan terhadap kondisi seorang perempuan yang rentan mengalami kekerasan dalam rumah tangga, tiga ibu tunggal bernama Mitsalina, Oktavia, dan Diana berinisiatif membangun sebuah rumah aman Bulan pada Maret 2019 sebagai upaya perlindungan bagi perempuan dan anak yang merupakan penyintas kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
“Awalnya kami hanya membantu seorang ibu pekerja rumah tangga yang mengalami KDRT dan diusir suaminya. Lalu, kami menyediakan rumah kosong bagi korban, tapi melihat banyaknya perempuan di sekitar yang mengalami KDRT, akhirnya dibentuk Komunitas Rumah Bulan, komunitas secara organik,” jelas Mitsalina kepada Media Indonesia pada Senin (4/12).
Pada usianya yang menginjak 5 tahun, Rumah Bulan secara aktif telah mendampingi lebih dari 121 kasus KDRT baik secara penanganan kasus, pemulihan psikologis, bantuan finansial dan medis, maupun penyediaan tempat tinggal sementara yang tersebar di wilayah Depok dan Jakarta Timur. Selain itu, Rumah Bulan juga telah bekerja sama dengan berbagai pihak sebagai sala....