SABTU (28/3) lalu, genap satu bulan prahara di Timur Tengah berlangsung. Bukannya mengendur, eskalasi saling serang antara Israel yang disokong Amerika Serikat (AS) dengan Iran justru meningkat.
Kabar terbaru dari Pentagon, kantor Departemen Perang AS sudah berencana mengerahkan ribuan tentara ke Timur Tengah untuk segera mengakhiri perang dengan Iran. Sejumlah spekulasi pun beredar, kehadiran ribuan pasukan tersebut untuk menciutkan nyali 'Negeri para Mullah', atau sebaliknya, bekas kekaisaran Persia itu akan meladeni gertakan 'Paman Sam'.
Kengerian perang terbuka di darat pun kian mencuat karena belum ada dalam sejarah Iran untuk mundur selangkah dalam urusan perang. Kengerian itu tidak hanya milik negara-negara Teluk yang merupakan tetang....

