PEMERINTAH harus sigap merespons notifikasi International Health Regulation. Sebab, setelah berkunjung ke Indonesia, dua warga Australia terpapar campak. Bahkan penyakit sangat menular itu memakan korban jiwa dokter internship di RSUD Cimacan-Cianjur. Usianya masih sangat muda, 26 tahun. Kematiannya sekaligus memantik alarm bahaya. Pasalnya merupakan mortalitas pertama pada individu dewasa muda. Artinya jangan pernah meremehkan campak. Umumnya masyarakat beranggapan, campak tidak berbahaya dan hanya menyerang anak-anak.
Indonesia mendapat status ‘merah’ kejadian luar biasa (KLB) campak. Peringkatnya kedua dari seluruh negara di dunia, setelah Yaman. Menurut Kementerian Kesehatan, polanya berfluktuasi sejak awal tahun 2026. KLB tersebar di 39 kabupaten/kota pada 14 provinsi.
Virus campak memiliki hierarki daya tular tertinggi di antara semua penyakit menular, termasuk covid-19. Bila seseorang terjangkit, diprediksi 90% orang di sekitarnya akan terpapar pula. Khususnya jika tidak memiliki daya imunitas terhadap campak. Penularannya sejak empat hari sebelum, hingga empat hari sesudah munculnya ruam. Polanya sama persis dengan covid-19, melalui percikan saat batuk, bersin, atau berbicara. Bisa melalui permukaan benda yang terkena percikan, lalu menyentuh....

