AKSI tawur yang melibatkan remaja dan pemuda masih saja terjadi meski kepolisian gencar patroli. Bahkan, aparat sempat meringkus beberapa remaja yang menjual senjata tajam untuk dipakai menyabung nyawa melalui sistem cash on delivery (COD) di Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Pemicu aksi tawur pun beragam, semisal dendam, solidaritas, dan yang terbaru sekadar eksis di media sosial dengan menyiarkan secara live. Banyak pula kasus pelaku sengaja menenggak minuman keras dan narkoba sebelum bertempur di atas aspal.
Pengamat sosial dari Universitas Indonesia (UI) Rissalwan Habdy Lubis mengatakan tawur di Jakarta bukanlah masalah baru. Realitas tersebut merupakan persoalan yang sudah turun-temurun alias ....

