NUSANTARA

Tidak Higienis, Dapur MBG di Blora Dapat Peringatan Keras

Jum, 10 Okt 2025

BUPATI Blora, Jawa Tengah, Arief Rohman mengeluarkan peringatan keras kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya yang terbukti tidak higienis.

Sebelum peringatan dikeluarkan, warga di Kabupaten Blora dihebohkan tayangan di media sosial tentang salah satu SPPG di daerah ini yang tidak higienis. Dalam tayangan tersebut dapur MBG tersebut dipenuhi sampah dan dan pencucian wadah makanan asal-asalan.

Mendapati tayangan viral tersebut, apalagi juga mendapat laporan dari warga penerima manfaat, Bupati Blora Arief Rohman langsung bergerak cepat dengan menurunkan petugas untuk melakukan pengecekan secara langsung. “Benar saya juga mendapatkan laporan itu, maka saya langsung perintahkan petugas mengecek kebenarannya,” katanya kemarin.

Arief berharap kasus yang terjadi di SPPG Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo, itu tidak terjadi di SPPG lainnya. Seiring munculnya kasus tersebut, kata Arief, pengawasan terhadap SPPG akan semakin diperketat.

Di sisi lain, kasus keracunan MBG masih terus berlanjut di sejumlah daerah Jawa Tengah. Teranyar menimpa belasan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Ngeblak, Tawangmangu, pada Kamis (9/10).

Jumat pekan sebelumnya (3/10) kasus serupa juga menerpa 168 siswa di Kelurahan Popongan, Karanganyar Kota. Sejauh ini penyebab ratusan siswa mengalami keracunan, masih dalam penelitian Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

Menyusul maraknya keracunan di sejumlah daerah, Tim Pemantauan Lapangan MBG dari Sekretariat Dukungan Kabinet, Kementerian Sekretariat Negara RI tiba di Padang, Rabu (8/10). “Secara umum, dapur yang kita kunjungi sudah memenuhi prosedur,” ucap salah seorang Tim dari Setneg RI, Muhammad Erwin Mulyana seusai mengunjungi SPPG Parak Karakah yang dikelola oleh Yayasan Asmaul Kalidamang.

Tim juga mengunjungi SPPG di Riau. Di provinsi ini, tim mengingatkan pihak sekolah untuk mengecek makanan yang diberikan kepada peserta didik.

Di Bandung, Jawa Barat, Bupati Bandung, Dadang Supriatna mendorong kerja sama antardapur SPPG untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). “Tidak ada alasan bagi MBG menolak kerja sama dengan KDMP dalam pengadaan 29 jenis kebutuhan pokok untuk dapur MBG,” tegasnya.

Apabila ada pihak, termasuk SPPG atau kepala desa, yang menghambat kerja sama dengan KDMP, lanjut dia, akan dilaporkan kepa....

Belum selesai membaca berita ini ? Selesaikan dengan berlangganan disini Berlangganan

Advertisement

Advertisement