IRENE Sokoy, warga Kampung Hobong, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, mengalami kondisi darurat menjelang persalinan. Pada Senin (17/11) dini hari, ia dibawa oleh keluarga menggunakan speedboat ke RSUD Yowari. Dengan alasan keterbatasan fasilitas, Irene dirujuk ke RS Abepura, di Kota Jayapura.
Ibu malang itu disebut terus ditolak, dari RS Abepura ke RS Dian Harapan (RSDH), lalu ke RS Bhayangkara, hingga mengembuskan napas terakhir dalam perjalanan ke RS ke-5, yakni RS Dok II Jayapura (lihat tabel). Irene dan bayi yang dikandungnya telah dimakamkan pada Rabu (19/11).
Ketua Umum Pemuda Saireri Papua Gifli Buinei ST dan Wakil Ketua Umum Ivan Toroby mengecam keras. “Ini praktik yang melanggar hukum dan melukai rasa keadilan masyarakat Papua,” tegas Gifli dalam pernyataan Pemuda Saireri Papua, kemarin....

