PIDATO pelantikan Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan secara berapi-api di Sidang Paripurna MPR pada Ahad (20/10) menegaskan secara gamblang pelbagai program yang akan direalisasikan periode 2024-2029. Secara generik, Presiden mengimbau dan menantang publik: “Kita jangan seperti burung unta, kalau melihat sesuatu masalah, memasukkan kepala dalam tanah. Masih banyak rakyat dan anak-anak kurang gizi; rakyat juga masih banyak yang belum mendapat pekerjaan yang layak; dan banyak sekolah yang tidak terurus.”
Selain itu, jangan sampai pemimpin politik terlalu senang melihat angka-angka statistik yang membuat terlalu cepat gembira; perlunya kedaulatan rakyat berdasarkan Pancasila, perlunya demokrasi khas budaya Indonesia, dan tidak lupa mengapresiasi presiden-presiden sebelumnya.
Pada bidang ekonomi, lebih spesifik, Presiden Prabowo mengimbau lagi: Bagaimana menghadapi kebocoran dan penyelewengan anggaran; tekan korupsi dengan teladan ibarat “ikan busuk dari kepalanya”; masih banyak rakyat Indonesia yang belum menikmati hasil kemerdekaan, di antaranya masih terjebak di bawah garis kemiskinan; perlu secepat-cepatnya swasembada pangan dan energi, serta pengelolaan air yang adil dan bertanggung jawab. But not least, Presiden meminta Indonesia bersatu mencari solusi dari masalah-masalah tersebut, perlu kolaborasi dan j....

