GUGUSAN pulau karst di antara birunya laut ialah pemandangan surgawi yang khas Raja Ampat, Papua Barat Daya. Namun, nyatanya di balik pesona yang kesohor hingga tingkat dunia itu, ada masyarakat yang hidup dalam keterbatasan akses air tawar.
Itulah potret kehidupan di Desa Gamta yang berada di tengah gugusan Pulau Raja Ampat. Sehari-hari, warga Desa Gamta harus mengandalkan air hujan yang ditampung dalam wadah sederhana seperti drum plastik, jeriken, atau bak semen.
Jika musim hujan panjang, persediaan air masih bisa mencukupi meski kadang harus dibagi dengan hemat untuk kebutuhan minum, memasak, dan sedikit mencuci. Namun, saat musim kemarau tiba, situasi berub....

