TANGGAL 22 Oktober menjadi tanggal yang tidak terlupakan dalam sejarah penganugerahan Nobel Prize (Hadiah Nobel). Pasalnya, tepat 59 tahun yang lalu atau pada 1964, filsuf Jean-Paul Sartre menjadi orang pertama yang menolak Hadiah Nobel untuk bidang sastra.
Dalam surat resminya kepada Swedish Academy (juri dan penyelenggara penghargaan itu), Sartre membeberkan alasan mengapa dirinya menolak penghargaan tersebut. Alasannya dia memiliki prinsip untuk tidak pernah menerima segala bentuk penghargaan apa pun, termasuk Hadiah Nobel. Dia khawatir penghargaan itu akan membatasi tulisannya.
Dalam wawancaranya dengan The Guardians, Sartre menyampaikan keyakinannya bahwa seorang penulis yang mengadopsi posisi politik, sosial, atau sastra harus bertindak hanya dengan ....

