KOMISI Pemilihan Umum (KPU) diingatkan untuk transparan dalam menampilkan data perolehan suara seluruh partai politik peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Dugaan manipulasi suara ialah tindak pidana yang wajib diusut tuntas.
Hal itu terkait dengan melonjaknya suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) secara mendadak. Banyak pihak, termasuk warganet, menyoroti kejanggalan dalam penghitungan hasil suara pemilihan umum melalui aplikasi daring Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) KPU.
Berdasarkan data real count (penghitungan manual) KPU hingga pukul 15.00 WIB, kemarin, suara parpol yang dikomandani Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Joko Widodo, itu terus meningkat dan meraih 2.390.480, atau 3,12%. Sementara itu, data dari hasil quick count (hitung cepat) sejumlah lembaga survei menunjukkan suara PSI justru tidak mencapai 3%. "Wajib diawasi dan KPU wajib transparan," kata Sekretaris Jenderal Partai K....

