DISTRIBUSI alat ultrasonografi (USG) untuk kebutuhan pemeriksaan ibu hamil di puskesmas berjalan lambat. Padahal, program tersebut sudah berlangsung setahun lebih, sejak akhir 2021.
Kementerian Kesehatan menyebutkan, sampai akhir 2022, baru 6.886 puskesmas atau 66,7% sasaran yang memiliki USG. Lambannya program juga terlihat dari pelatihan dokter yang baru terpenuhi di 42% puskesmas atau 4.392 unit.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin berjanji, pihaknya akan berusaha memenuhi kebutuhan USG di semua puskesmas di Indonesia hingga 2024 mendatang. "Hingga nantinya akan terpenuhi kebutuhan 10.321 USG di 10.321 jumlah....

