DAMPAK bencana banjir besar yang melanda Sumatra pada akhir November 2025 benar-benar mengagetkan kita semua. Ratusan jiwa melayang, tidak sedikit pula yang hingga kini belum ditemukan. Infrastruktur rusak dalam skala luas, dari jalan, jembatan, fasilitas umum, hingga permukiman warga. Lembaga kajian ekonomi dan hukum, Center of Economic and Law Studies (Celios), menaksir kerugian ekonomi akibat bencana itu mencapai Rp68,67 triliun. Angka tersebut mencerminkan betapa besar dan seriusnya dampak bencana yang terjadi.
Nyaris tidak ada yang menduga bahwa hujan pada akhir November tahun ini akan berujung pada bencana sedahsyat itu. November memang identik dengan musim hujan di Sumatra dan hujan lebat kerap dianggap sebagai fenomena yang lumrah. Peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pun mungkin dipersepsi sebagai peringatan rutin. Namun, kali ini berbeda. Peringatan BMKG terbukti akurat, bahkan dampaknya jauh melampaui dugaan banyak pihak. Besarnya intensitas dan durasi hujan ekstrem yang terjadi kemungkinan juga di luar dugaan banyak....

