Tidak ada solusi tunggal untuk memperbaiki korupsi oleh kepala daerah sepanjang akar masalahnya tidak diperbaiki, yakni biaya politik yang tinggi.
Peneliti Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada (UGM) Zaenur Rohman di Jakarta, kemarin, menilai akar masalah yang lebih mendasar dalam korupsi kepala daerah ialah sistem politik berbiaya tinggi yang memicu kebutuhan pejabat untuk mencari pendanaan ilegal.
"Kita harus melihat akar masalahnya. Kembali ke politik berbiaya tinggi dan kebutuhan mencari pendanaan politik. Penyakit ini yang harus disembuhkan jika ingin korupsi benar-be....

