ANGGOTA Komisi III DPR RI, Aboe Bakar Al Habsyi, meminta aparat penegak hukum tidak berhenti pada penangkapan anak buah kapal (ABK) dalam kasus penyelundupan 2 ton narkoba menggunakan kapal Sea Dragon. Ia menegaskan, aktor intelektual di balik jaringan besar tersebut harus diburu hingga tuntas.
Menurutnya, penangkapan ABK asal Medan, Sumatra Utara, Fandi Ramadhan, tidak otomatis menuntaskan perkara. Secara logika, kata dia, seorang ABK bukanlah pemilik kapal maupun pengendali muatan narkoba dalam jumlah masif.
"Tidak mungkin pula dia memiliki kemampuan finansial untuk membeli atau mengendalikan 2 ton narkoba. Dengan menangkap dan memidanakan Fandi, bukan berarti perkara ini selesai," ujar H....

