INTERMEZZO

Hemat tapi Sesat

Min, 22 Agu 2021

MENJALANI isolasi mandiri karena terpapar covid-19 membuat saya menjadi sering mengisi waktu dengan menonton berbagai acara di televisi. Namun, saya sangat menghindari program berita yang terkait covid-19. Ada ketakutan secara psikologis dengan pemberitaan seperti jumlah korban meninggal yang terus meningkat.

Saya pun lebih memilih menonton acara ulasan pertandingan sepak bola, termasuk para pemainnya di pentas Piala Eropa 2020 yang berakhir pada 12 Juli 2021 lalu.

Dalam sebuah kesempatan, saya menyaksikan program berita olahraga di stasiun televisi swasta. Seperti biasa, dalam program itu ada pembaca naskahnya untuk memperkuat visual yang ditampilkan. Namun, ada yang dirasakan cukup mengganggu pendengaran saya ketika sang pembaca naskah membacakan teks berita itu. Saya mendengar ada pola penghilangan kata tunjuk itu dalam naskah yang dibacakan tersebut. Entah bertujuan menghemat kata atau ingin menunjukkan gaya penulisan tertentu sebagai ciri khas sang penulis. Akan tetapi, saya tetap tidak bisa menerima kedua alasan tersebut. Saya menganggap ini sebagai ‘aliran sesat’ yang membuat pendengar atau pembaca akan....

Belum selesai membaca berita ini ? Selesaikan dengan berlangganan disini Berlangganan

Advertisement

Advertisement