MASYARAKAT Indonesia ialah masyarakat yang hidup dalam keragaman dan karena itu, dinamikanya kompleks. Konflik bisa muncul dari persoalan kecil, seperti ejekan atau kesalahpahaman, hingga pertikaian horizontal. Realitas itu, dengan segala ketegangannya, justru menjadi ruang belajar yang tak terhindarkan tentang hidup bersama. Kita tidak punya pilihan selain terus belajar, kadang dari kebaikan, kadang dari kesalahan, karena keberagaman ialah keseharian yang harus dijalani, bukan kondisi ideal yang ditunggu.
Persoalannya, pendidikan formal justru menjauh dari keseharian itu. Dua bulan terakhir ini masyarakat menjalani rangkaian peristiwa religius berurutan: Imlek, Ramadan, Nyepi, dan Idul Fitri. Riuh perayaan, hening penghayatan, sunyi perenungan, hingga gegap gempita kemenangan silih berganti, orkestra kebinekaan yang berlangsung alami, tanpa menunggu kurikulum selesai dirancang. Sementara itu, di dalam kelas, rutinitas statis masih mengunci pembelajaran p....

