OPINI

Kecakapan Tata Kelola di Balik Sukses Haji

Jum, 02 Agu 2024

MUNGKIN ada di antara kita bertanya apakah penyelenggaraan haji 1445 H/2024 M yang baru usai sukses atau tidak? Apa ukurannya? Bagaimana mengukur sukses itu? Pertanyaan-pertanyaan seperti ini mungkin saja berseliweran di tengah-tengah masyarakat. Apalagi jika kerja pengukuran sukses penyelenggaraan haji itu dikaitkan dengan tingkat kepuasaan jemaah haji Indonesia sebagai penerima manfaat paling besar nan langsung. Tentu pembicaraannya akan makin menarik. 

Cara paling mudah ialah menggunakan analisis kontras. Orang Barat modern menyebutnya contrastive analysis. Alat telaah itu memang awalnya berkembang dalam kajian linguistik. Namun, piranti keilmuan itu bisa dipinjam untuk melakukan uji pelaksanaan kegiatan secara cepat, tapi memadai, termasuk dalam urusan haji.

Caranya ialah dengan menabrakkan antara mutu penyelenggaraan haji tahun 1445 H/2024 M dengan tahun-tahun sebelumnya. Dari situ akan didapatkan hasil perbandingan untuk mengetahui tingkat kesuksesan penyelenggaraan haji tahun 1445 H/2024 M itu.

Belum selesai membaca berita ini ? Selesaikan dengan berlangganan disini Berlangganan

Advertisement

Advertisement