STEFANIA Giannini (2026), Assistant Director-General for Education UNESCO, mengemukakan sistem pendidikan tinggi memainkan peran strategis dan tak tergantikan dalam membangun masyarakat yang lebih berkelanjutan, damai, dan adil. Peran itu diakui Konferensi Pendidikan Tinggi Dunia yang diselenggarakan UNESCO pada 1998 dan 2009, yang menghasilkan perhatian yang lebih besar terhadap pendidikan tinggi sebagai tanggung jawab negara dan sebagai barang publik.
Mengacu pada statemen tersebut, pendidikan tinggi secara keseluruhan selain memiliki tanggung jawab akademik juga memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) seperti penanganan kemiskinan, pendidikan berkualitas, kesetaraan gender, dan pertumbuhan ekonomi.
Riset tidak hanya diarahkan untuk publikasi ilmiah an sich, tetapi juga berdampak secara langsung bagi masyarakat dalam berbagai bidang sehingga kontribusi pendidikan tinggi dapat dirasakan. Hal itu sejalan dengan pandangan UNESCO yang ditegaskan dalam Roadmap Higher Education yang baru diterbitkan 2026 berjudul Transforming Higher Education:....

