MAHKAMAH Agung (MA) memastikan tidak akan berbelas kasihan terhadap rekan sejawat yang terlibat dalam jual beli perkara dan korupsi.
“Pilihannya cuma dua, berhenti atau penjara. Sekali lagi saya tekankan, saya tidak ada belas kasihan sedikit pun. Kami matikan nurani demi menjaga muruah lembaga kami,” kata Ketua MA Sunarto di Jakarta, kemarin.
Ia menambahkan, MA juga tidak akan memberikan advokasi hukum....

