PEMERINTAHAN di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka mulai menyentuh bola panas, yakni mengutak-atik bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) berencana memangkas kuota BBM bersubsidi untuk 2026. Kuota pertalite dipangkas 6,28%, sedangkan solar subsidi dikurangi 1,32%.
Secara persentase, angka penurunan itu sepertinya kecil. Namun, bila dilihat lebih detail, secara nilai, angka penurunan tersebut tidak bisa dianggap remeh. Penurunan kuota solar subsidi 1,32% itu setara dengan 248,5 kiloliter. Adapun untuk pertalite, penurunan ....

