PERSOALAN lama yang seolah tak kunjung tuntas perihal keengganan sebagian penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk mengabdi di Tanah Air kembali menyeruak setelah pasangan suami istri penerima LPDP yang melupakan 'utang budi' terhadap negara mencuat di publik.
Para penerima beasiswa ini berangkat tidak dengan uang dari kantong pribadi, tetapi disokong penuh oleh Dana Abadi Pendidikan yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
Setiap sen uang yang dipakai untuk membiayai tiket pesawat, kuliah, hingga keperluan hidup mereka di kampus-kampus elite dunia adalah hasil pajak dari rakyat Indonesia, termasuk dari orang yang mungkin hingga hari ini masih berjua....

