REKA CIPTA ITB

Menjaga Bintang untuk Generasi Mendatang

Sel, 06 Agu 2024

CAHAYA buatan manusia yang berlebihan atau tidak tepat sasaran di lingkungan, terutama pada malam hari, bisa menimbulkan masalah. Penggunaan lampu jalan, pencahayaan luar ruangan, papan iklan bercahaya, dan berbagai sumber cahaya lainnya yang tidak dikelola dengan baik akan memberikan dampak buruk bagi manusia dan lingkungan. Masalah itu dikenal dengan istilah polusi cahaya.

Pudarnya bintang di langit malam akibat polusi cahaya melenyapkan salah satu sumber inspirasi manusia. Bintang tidak hanya menyediakan informasi bagi manusia untuk memahami cara kerja alam semesta, tetapi juga memberikan inspirasi melalui karya-karya kesenian dan kebudayaan dalam perkembangan umat manusia.

Polusi cahaya itu bisa dilihat dalam beberapa bentuk. Pertamaberupa sumber silau yang menimbulkan ketidaknyamanan secara visual dan penurunan visibilitas. Kedua, langit yang menjadi terang di atas permukiman sehingga menutup cahaya bintang-bintang dan mengurangi ekosistem malam bagi hewan-hewan nokturnal. Ketiga, cahaya jatuh di tempat yang tidak dimaksudkan, tidak diinginkan, atau tidak dibutuhkan. Itu akan menyebabkan ketidaknyamanan dan gangguan pada ruang privat. Keempat, pencahayaan yang berlebih, baik secara kualitas maupun kuantitas, menambah parah dan berkontribusi pada bentuk polusi cahaya lainn....

Belum selesai membaca berita ini ? Selesaikan dengan berlangganan disini Berlangganan

Advertisement

Advertisement