MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan realisasi belanja daerah masih melambat dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah 2025 yang berlangsung di Kemendagri pada 20 Oktober 2025. Purbaya menyentil para kepala daerah yang dana mereka 'parkir' pada perbankan karena terlambat mengeksekusi APBD yang mencapai Rp233,97 triliun, yang merupakan 17% dari belanja APBD pada posisi 15 Oktober 2025. Dia seolah membantah keluhan kekurangan dana untuk membiayai kebutuhan daerah tidak sejalan dengan fakta besarnya dana daerah disimpan di perbankan.
Dia meminta pemda untuk mempercepat realisasi belanja pemda dan pembayaran kewajiban pihak ketiga, serta menghilangkan kebiasaan menumpuk pembayaran tagihan kontraktor pada akhir tahun sehingga menyebabkan dana mengendap.
Sosok ini dikenal sebagai menteri yang menerapkan kebijakan ekonomi keynesian, yaitu menggunakan stimulus fiskal dan moneter untuk menggerakkan ekonomi di saat lesu. Kendati kebijakan ini fokus pada peningkatan permintaan agregat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, tetap memiliki risiko seperti potensi penin....

