ADA masa ketika sebuah ekonomi perlu ditata dengan hati-hati, yakni menjaga stabilitas, kredibilitas, dan kepercayaan. Namun, ada pula masa ketika ekonomi itu perlu didorong lebih berani agar mampu bertumbuh lebih cepat dan menghasilkan kesejahteraan yang terasa luas.
Menjelang 2026, Indonesia berada tepat di persimpangan kedua fase tersebut. Fondasi makroekonomi relatif terjaga, tetapi tuntutan akselerasi semakin keras: produktivitas harus meningkat, lapangan kerja berkualitas harus bertambah, dan daya tahan sosial perlu diperkuat agar pertumbuhan tidak rapuh.
Di ruang publik, istilah purbayanomic mengemuka sebagai penanda arah baru kebijakan fiskal yang lebih pro pertumbuhan. Istilah itu sering dipahami sebagai keberanian untuk mengakselerasi ekonomi tanpa meninggalkan disiplin fiskal dan kredibilitas keb....

