SCAM Kamboja bukan sekadar cerita kriminal lintas negara atau kisah tragis warga negara yang terjerat pekerjaan palsu di luar negeri. Ia merupakan alarm keras bagi negara bahwa kejahatan siber keuangan telah bertransformasi menjadi ancaman sistemis terhadap kepercayaan publik, stabilitas sektor jasa keuangan, dan agenda besar digitalisasi ekonomi Indonesia.
Ketika ribuan rekening digunakan sebagai penampung dana hasil kejahatan dan triliunan rupiah uang masyarakat menguap, persoalannya bukan lagi soal kecerdikan pelaku, melainkan pada ketertinggalan sistem perlindungan negara dari laju kejahatan digital.
Dalam beberapa tahun terakhir, Kamboja bersama sejumlah wilayah di Asia Tenggara berkembang menjadi simpul utama operasi penipuan daring internasional. Ribuan orang direkrut, dipindahkan lintas negara, lalu dipaksa bekerja di pusat-pusat penipuan (scam centres). Dari lokasi inilah dijalankan berbagai modus mutakhir: romance scam, penipuan investasi kripto dan saham luar negeri, tawaran kerja paruh waktu palsu, impersonasi aparat dan lembaga keuangan, hingga pemerasan....

