PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia menghadapi ujian besar. Gelombang kasus yang terus muncul di berbagai lembaga negara menunjukkan praktik rasuah masih sulit diberantas, bahkan ketika aparat penegak hukum semakin aktif melakukan penindakan.
Data Indonesia Corruption Watch (ICW) mencatat sepanjang 2024 terdapat 364 kasus korupsi dengan 888 tersangka dan potensi kerugian negara mencapai Rp279,9 triliun. Sementara itu, sepanjang 2025 KPK menangani 439 perkara korupsi, dengan 112 perkara telah masuk tahap penuntutan.
Di tingkat daerah, tren korupsi kepala daerah juga menguat pascasiklus pilkada. Sepanjang 2025 hingga awal 2026, sedikitnya delapan kepala daerah atau wakil kepala daerah telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi. Teranyar, pada Selasa (3/3), KPK menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan....

