“NAMA Toko Buku Terakhir ialah ungkapan keprihatinan atas disrupsi digital ketika orang beralih ke buku digital dan toko buku daring.” Begitulan salah satu penggalan percakapan antara Hardy dan sang istri, Naima, dalam buku Bara Kata di Toko Buku Terakhir karya Usman Kansong.
Sebanyak 172 halaman buku itu menghadirkan kisah fiksi yang bercerita tentang Hardy Ebnu Ardy, seorang penggila buku yang bermimpi menghadirkan Toko Buku Terakhir. Berawal dari pertemuannya dengan sahabat lama, mimpi itu menjadi kenyataan dengan dukungan sang buah hati bernama Hanif Yusri Alif. Sayangnya, perjalanan menghadirkan toko buku bukanlah hal mudah.
Ada enam bab yang terbagi dalam dua bagian, yakni Bara Kata dan Toko Buku Terakhir. Dalam tiga bab pembuka, pembaca akan disuguhi kisah kegilaan Hardy pada buku. Pembaca juga akan dibawa dalam semesta Hardy. Hal itu menjadikan sebuah pengalaman membaca yang rasany....

